Majalah Inspirasi kaum muda

TBC Jadi Salah Satu Penyebab Kematian Terbesar di Indonesia, Pelajar Harus Sadari Bahayanya

Pontianak, KUNTUM.id - Penyakit Tuberculosis (TBC) merupakan momok besar bagi masyarakat.

Pontianak, KUNTUM.id – Penyakit Tuberculosis (TBC) merupakan momok besar bagi masyarakat. Di Indonesia terjadi 100.000 kematian sepanjang tahun 2017 atau 13 kematian perjamnya akibat TBC. Data dari Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI) itu dipaparkan Herlantoro M. Kes dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Barat pada Sabtu (16/11/2019) pagi di Aula LPMP Pontianak.

“Ini merupakan penyakit yang berbahaya, pengobatannya lama, kompleks, dan penyebarannya mudah karena melalui udara,” tambah Herlantoro M.Kes.

Ia menambahkan bahwa virus TBC dapat bertahan satu minggu dalam dahak yang bersuhu 30-37 derajat celcius. Jika seseorang yang terjangkit batuk di sembarang tempat, dahaknya dapat membahayakan orang lain.

“Maka dari itu, ada riset yang menyebutkan bahwa satu orang yang terjangkit TBC bisa menularkan sampai 10 orang dalam setahun,” tambah anggota Dinas Kesehatan Kalbar ini.

Pemateri lain yang hadiri acara di hari kedua Tanwir IPM 2019 ini adalah Ninik Annisa M.A dari PP Aisyiah. Organisasi sayap wanita Muhammadiyah tersebut juga banyak berkolaborasi Kemenkes RI dalam kampanye pencegahan TBC.

Seminar yang bertajuk ‘Peran Pelajar dan Milenial dalam Penanggulangan TBC’ ini diikuti oleh kader IPM dari berbagai wilayah Indonesia. Selain itu hadir pula perwakilan dari beberapa organisasi otonom Muhammadiyah Kota Pontianak.

“Banyak belajar untuk saya sendiri, ternyata begitu bahayanya tbc untuk diri kita dan lingkungan. Dulu saya pernah beberapa kali kejadian di lingkungan kampung saya namun belum paham bahwa semudah itu penyebarannya,” ungkap Suprianto (20), peserta acara dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Pontianak (UMP).